Permasalahan pada gigi sangat beragam, dari yang ringan seperti gigi berlubang dan yang berat hingga perlu diambil tindakan pembedahan. Namun, tidak banyak pasien yang mengetahui bagaimana berobat gigi dengan baik dan tepat.
Bambang Nursasongko, drg. SpKG (K) spesialis Endodontis di Jakarta Dental Specialist (Jades) dan juga dosen FKG UI, menyarankan agar pasien mengenal lebih dahulu gejala sakit gigi atau permasalahan giginya dengan baik sebelum memutuskan ke klinik gigi. "Bisa juga kita konsultasikan ke klinik gigi umum dulu, baru setelah didiagnosa masalah giginya pindahlah ke dokter gigi atau klinik gigi spesialis yang sesuai," ujar Bambang.
Ternyata ada delapan kategori dokter gigi spesialis sesuai permasalahan gigi yang perlu diketahui sebelum memilih klinik gigi. Yaitu Pedodontis (SpKGA), Ortodontis (SpOrt), Endodontis (SpKG), Periodontis (SpPerio), Bedah Mulut (SpBM), Prostodontis (SpPros), Oral Medicine (SpPM) dan Dental Radiologist (SpRKG).
"Delapan kategori ini menangani permasalah gigi yang berbeda-beda," ungkap Bambang.
Untuk pedodontis merupakan spesialis kedokteran gigi anak. Sementara, ortodontis adalah ahli meratakan gigi, sedangkan endodontis adalah spesialis konservasi gigi (pencegahan dan penanggulangan karies, restorasi, perawatan estetik dan kosmetik gigi, perawatan endodontik konvensional dan bedah).
Ada juga periodontis, yaitu spesialis pencabutan gigi, operasi gigi terbenam, tumor, bibir sumbing, patah rahang, penanaman tulang rahang, bedah dan tindakan bedah mulut lainnya. Untuk spesialis prostodontis, adalah ahli gigi tiruan dan spesialis penyakit mulut. Spesialis yang terakhir radiologist, merupakan spesialis padiologi kedokteran gigi yaitu melakukan interpretasi radiologi kedokteran gigi.
"Pembagian kategori sesuai permasalahan gigi tersebut sudah lama ada, namun masih banyak pasien yang tidak tahu, yang penting kalau sakit gigi ke dokter gigi," kata Bambang.
----
Klinik Gigi Spesialis di Jakarta Selatan
sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar