Senin, 20 Januari 2014

Manfaat Puasa Berselang atau OCD

Puasa berselang atau biasanya disebut dengan Intermittent fasting / OCD merupakan suatu rencana diet ini yang bertujuan untuk menurunkan berat badan yang dapat dilakukan dengan beberapa metode. Terdapat beberapa metode  yang dapat dilakukan dalam diet OCD ini yaitu dengan makan seperti biasa selama 5 hari serta melakukan makan dengan pembatasan kalori selama 2 hari lainnya dalam seminggu. Kalori dibatasi hingga hanya 500 kalori saja untuk wanita dan 600 kalori untuk pria. Metode lain dilakukan dengan melakukan makan makanan cair selama 6 hari dan makan dengan pembatasan kalori hingga 120 kalori saja dalam 1 hari dalam seminggu.
diet deddy corbuzier intermittent fasting
Pembuat metode ini juga menyatakan bahwa selain dapat menurunkan berat badan, metode ini dapat bermanfaat juga untuk meningkatkan usia hidup, meningkatkan fungsi otak dan melindungi terhadap penyakit Alzheimer serta melindungi terhadap penyakit kanker, diabetes melitus tipe 2 dan penyakit jantung. Sayangnya, hingga saat ini belum ada penelitian yang dapat mendukung pernyataan ini sehingga manfaat-manfaat tersebut belum dapat ditegaskan secara pasti.

Metode yang digunakan pun belum didukung penelitian yang baik untuk menentukan metode yang paling tepat dan paling baik. Selain itu belum ada penelitian yang meneliti mengenai efek samping apa saja (seperti: sulit tidur, napas berbau, kekurangan cairan, rasa gelisah, mengantuk di siang hari, dll) yang dapat terjadi dengan melakukan metode Puasa Berselang ini (Intermittent Fasting/OCD).
Bagi Anda yang ingin melakukan metode ini, sebaiknya kunjungi dokter terlebih dahulu untuk pemeriksaan fisik menyeluruh guna mengetahui kondisi fisik dan psikis Anda.
Terlepas dari berbagai metode diet sehat yang ada saat ini, hidup sehat sebenarnya dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, yaitu:
  1. Makan makanan dengan bergizi seimbang karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral.
  2. Makan setidaknya 5 porsi buah dan sayuran dalam sehari.
  3. Hindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnya
  4. Hindari stres
  5. Tidur cukup 7-8 jam/hari
  6. Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30 menit.

Apakah Aman dalam Memperbesar Ukuran Penis?

Sebenarnya tidak cukup sulit untuk mencari tentang produk dan prosedur dalam memperbesar ukuran penis ini, baik di majalah, radio maupun di internet. Banyak produk atau prosedur yang beredar mengklaim dapat meningkatkan ukuran penis. Namun, hanya sedikit yang disertai dengan bukti ilmiah.

Apakah ukuran penis saya normal?
Seringkali Anda dihantui ketakutan apakah penis Anda terlihat kecil atau terlalu kecil untuk memuaskan pasangan Anda. Ketahuilah bahwa:
  • Ukuran penis rata-rata berkisar antara 8-13 cm ketika saat tidak ereksi dan 13-18 cm saat ereksi
  • Mikropenis adalah suatu kondisi dimana penis berukuran kurang dari normal yaitu kurang dari 7 cm saat ereksi

Apakah ukuran penis berpengaruh dengan kepuasan seksual?

Jawabannya adalah tidak. Media dan masyarakat seringkali membuat stigma tentang hubungan ukuran penis dan kepuasan seksual. Namun, yang harus selalu Anda ingat adalah: memahami dan mengerti keinginan, kebutuhan dan hasrat seksual pasangan jauh lebih penting untuk meingkatkan kualitas hubungan seksual Anda dibandingkan dengan mencoba dengan cara memperbesar penis.

Bagaimana dengan produk-produk untuk memperbesar ukuran penis?

  • Pil dan lotion
Biasanya mengandung vitamin, mineral, herbal atau hormon yang mengklain dapat memperbesar penis. Tidak ada satupun produk tersebut yang telah terbukti secara ilmiah dapat memperbesar ukuran ukuran penis dan beberapa justru terbukti berbahaya
  • Vacuum pump
Pompa bekerja dengan mengalirkan darah ke penis dan membuatnya membengkak, seringkali digunakan untuk terapi disfungsi ereksi dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan rusaknya jaringan elastis pada penis.
  • Stretching
Prosedur ini menggunakan semacam alat untuk menghasilkan traksi pada penis. Belum ada studi ilmiah yang membuktikan bahwa prosedur ini dapat meningkatkan ukuran penis. Prosedur ini sendiri dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut, nyeri dan defek pada penis.

Bagaimana dengan tindakan bedah?

Perlu diingat bahwa metode bedah untuk meningkatkan ukuran penis bukanlah didasarkan atas indikasi kosmetik. Tindakan bedah dilakukan pada laki-laki yang memiliki gangguan fungsi pada penis karena cacat lahir atau trauma. Prosedur bedah sendiri beresiko menyebabkan terjadinya penis yang bengkok dan asimetris.

Apakah cara aman yang dapat saya lakukan?

  • Komunikasi dengan pasangan
Komunikasikan keinginan masing-masing untuk meningkatkan kepuasan seksual Anda dan pasangan
  • Jaga berat badan dan hilangkan lemak pada perut
Jika Anda memiliki lemak berlebih yang terkonsentrasi pada perut, hal tersebut akan menyebabkan penis Anda terlihat lebih kecil
  • Cukur rambut pubis Anda
Rambut pubis yang berlebih pada area dasar penis dapat menyebabkan penis Anda terlihat lebih pendek. Dengan mencukur rambut pubis juga akan meningkatkan sensitifitas dasar penis Anda.
  • Menjaga Pola Hidup Sehat
Tidak melulu soal bawaan gen, namun terdapat beberapa faktor diantaranya menghindari rokok.
  • Konsultasikan dengan dokter
Konsutasikan dengan dokter mengenai masalah Anda dan jangan mencoba produk atau prosedur tertentu tanpa pengawasan dokter.

Selasa, 14 Januari 2014

3 Faktor yang dapat Beresiko Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum menyerang kaum hawa. Namun, bukan berarti bahwa setiap benjolan pada payudara berarti kanker payudara. Ada beberapa penyakit lain yang dapat menyebabkan keluhan benjol pada daerah payudara. Maka, mari kita mengenal lebih jauh kanker payudara!

Apa itu kanker payudara?
Kanker payudara adalah perkembangan jaringan kanker dari jaringan payudara, khususnya lapisan yang melapisi saluran susu. Jaringan payudara pada kanker payudara dapat bertumbuh secara tidak normal, dan tidak dapat dikontrol oleh tubuh. Pada tahap lanjut, jaringan payudara ini dapat menyebar ke berbagai bagian tubuh lain diluar payudara.

3 faktor risiko kanker payudara
Terdapat berbagai faktor risiko kanker payudara, antara lain:
  1. Pola Makan
    Kanker payudara berhubungan dengan pola makan yang tinggi lemak, kegemukan dan konsumsi alkohol. Meskipun demikian, terdapat beberapa makanan yang sifatnya mencegah kanker payudara.
  2. Merokok
    Individu yang merokok memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.
  3. Genetik
    Genetik juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara. Salah satu faktor genetik yang diduga berhubungan dengan kanker payudara adalah perubahan atau mutasi dari gen yang disebut BRCA1 dan BRCA2. Individu dengan perubahan atau mutasi gen ini dapat memiliki peningkatan risiko terjadinya kanker payudara bahkan sampai 60-80% dibandingkan mereka yang tanpa mutasi.
Karakteristik kanker payudara
Kanker payudara memiliki beberapa karakteristik yang perlu Anda perhatikan. Seorang dengan kanker payudara dapat mengeluh adanya benjolan yang berbatas tidak tegas. Kadang benjolan ini terlihat ketika menggerakkan lengan atau mengangkat lengan Anda. Selain itu lekukan atau penarikan kulit payudara ke dalam juga dapat terjadi pada kanker payudara.
Gejala lain yang dapat anda alami adalah keluarnya cairan berdarah dari puting susu. Puting susu juga dapat terlihat berubah posisi dan tidak simetris antara payudara kiri dan kanan. Perhatikan juga benjolan di tempat lain, khususnya bagian lipat ketiak. Coba lakukan perabaan pada bagian ini, dan rasakan apakah ada benjolan yang tidak biasa pada bagian ini.

Kenalilah payudara anda!
Mendeteksi kanker pada tahap awal berarti pengobatan yang lebih efektif dan angka keselamatan yang lebih baik. Salah satu cara mudah untuk mendeteksi kanker payudara adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara mandiri. Cara ini mudah dilakukan karena andalah yang paling mengetahui perubahan payudara Anda sendiri!

Lakukanlah pemeriksaan ini di depan cermin, lihat apakah payudara Anda simetris, apakah terdapat benjolan, apakah terdapat penarikan kulit atau cairan yang keluar. Lakukanlah perabaan pada semua bagian payudara mulai dari dasar sampai bagian puting. Carilah benjolan atau mungkin terasa daerah yang nyeri jika ditekan. Lakukanlah pemeriksaan ini secara rutin, dengan demikian anda dapat mengetahui perubahan sekecil apapun.

Bagaimana Cara Meninggikan Badan Secara Alami

Rata-rata orang Indonesia memiliki tinggi badan yang tidak ideal karena dipengaruhi oleh faktor keturunan atau genetika dari Orangtua, wanita rata-rata memiliki tinggi badan sekitar ± 150 cm dan pria ± 170 cm. Bahkan beberapa daeerah di Indonesia, adapula seseorang yang memiliki tinggi badan di bawah rata-rata pada umumnya. Banyak orang melakukan berbagai cara meninggikan badan dan memiliki tinggi badan secara cepat.
Tinggi badan umumnya akan terus bertambah ketika seseorang memasuki usia remaja mulai dari beranjak usia balita hingga remaja yakni 1-21 tahun. Ketika memasuki usia remaja yaitu umur 17 tahun tinggi badan masih bisa bertambah. Di usia tersebut, tinggi badan bisa tumbuh dengan cepat & alami.

Untuk membantu meninggikan badan dengan cepat. Ada beberapa cara cepat meninggikan badan yang bisa dilakukan terutama untuk membantu pertumbuhan tulang-tulang tubuh, yaitu :

1. Minumlah susu yang berkalsium tinggi.
Susu yang mengandung kalsium cukup tinggi bisa membantu merergenerasi & melenturkan tulang-tulang tubuh untuk dapat tumbuh. Banyak sekali susu yang mengandung kalsium tinggi dengan berbagai merek. Dengan mengkonsumsi susu yang mengandung kalsium tinggi setiap hari secara rutin bisa membantu pertumbuhan tulang & tinggi badan.

2. Membiasakan pola hidup sehat
Seseorang yang memiliki tinggi badan kurang ideal juga dapat dipengaruhi oleh gaya atau pola hidup yang sehat. Salah satu contoh, seseorang yang memiliki tubuh membungkuk akan mempengaruhi tinggi yang akan semakin menurun. Pola hidup yang sehat tidak hanya mempengaruhi keadaan tubuh yang sehat, namun dapat menunjang tinggi badan. Konsumsi banyak makanan, minuman dan sumber gizi lainnya terutama yang mengandung kalsium dan vitamin D yang sangat baik bagi tulang.

3. Istirahatlah yang Cukup.
Badan atau tubuh juga butuh istirahat yang cukup untuk memulihkan dan mengembalikan stamina tubuh. Kualitas istirahat yang benar akan sangat membantu untuk meninggikan badan.

4. Konsumsi Protein nabati
Protein nabati membantu membuat tubuh makin tinggi. Kalian bisa menggunakan kedelai sebagai cara untuk mendapatkan protein. Kalian juga bisa menggunakan olahan kedelai seperti susu, tahu dan tempe agar otot terus bisa tumbuh.

5. Konsumsi Protein hewani
Protein hewani seperti ayam, daging sapi, dsb membantu otot kalian untuk bisa tumbuh. Protein Hewani memberi kalian banyak protein diperlukan untuk pertumbuhan otot. Kalian juga dapat mengonsumsi telur yang kaya akan nutrisi seperti kalsium, Vitamin D dan protein.

6. Olahraga
Untuk mendapatkan tinggi badan, seseorang juga perlu melakukan beberapa jenis olahraga tertentu seperti berenang, bola basket dan beberapa jenis olaharaga lainnya. dengan melakukan olahraga secara rutin dapat membantu membentuk dan merangsang tulang-tulang tubuh untuk membentuk sel-sel tubuh.

7. Skipping
Ketika melompat, aktivitas itu meningkatkan sirkulasi darah dan membantu otot-otot tubuh bagian bawah tumbuh.

8. Vertical hanging
Berpegangan pada tiang yang tinggi dan bergelantungan dapat membantu meningkatkan tinggi badan kalian. Dengan cara bergelantungan di pohon juga bisa, asalkan hati-hati saja.

9. Peregangan vertikal
Berdiri tegak lalu rapatkan kaki, angkat tangan di atas kepala dan mencoba untuk meregangkan sejauh yang kalian bisa seakan-akan tubuh ditarik. Ini membantu semua otot dalam tubuh kalian meregang dan tumbuh.

10. Latihan Menendang
Tendangan adalah latihan penting untuk pertahanan diri. Sekarang pasang kuda-kuda dan mulailah latihan menendang dengan sekencang mungkin. Ini membantu bagian bawah kaki kalian bisa tumbuh. Yaa itung-itung biar bisa nendang kencang untuk bela diri :)

11. Yoga dengan posisi seperti ular kobra
Cobalah bersikap seperti ular kobra yang mengangkat kepalanya. Dalam keadaan tengkurap, angkat setengah badan kalian. Ini akanmembantu otot-otot tubuh bagian atas kalian meregang sehingga tumbuh lebih panjang. Lakukan secara rutin agar hasilnya maksimal dan memuaskan.

Demikian tips meninggikan badan, semoga dapat berguna bagi yang membutuhkan :)

Beberapa Hal yang Harus Dihindari dalam Mengobati Jerawat

Dalam mengobati jerawat memang bukan hal yang mudah. Seringkali pasien dan juga dokternya dapat merasa frustasi karena proses dalam mengobati jerawat yang tak mungkin instan. Dibutuhkan kerja sama antara dokter bersama pasiennya juga untuk dapat mengatasi masalah jerawat ini dengan tepat serta efektif. Penanganan yang salah atau kurang tepat dapat memperburuk keadaan sehingga semakin sulit diobati dan membutuhkan waktu menjadi lebih lama.

Berikut ini adalah beberapa panduan untuk Anda menghindari perawatan dalam cara menghilangkan jerawat agar tidak membandel.cara menghilangkan jerawat
  1. Cepat putus asa dalam pengobatan jerawat. Pengobatan jerawat memang terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat menghasilkan respon positif, yaitu sekitar 2-6 minggu. Untuk itu, sebaiknya gunakanlah obat jerawat Anda untuk jangka waktu 1 bulan sebelum memutuskan untuk menghentikan pengobatan tersebut. Jika Anda melihat adanya perbaikan, maka sebaiknya pengobatan tersebut diteruskan. Terkadang, dalam masa pengobatan awal, jerawat Anda akan terlihat lebih parah, hal tersebut wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.
  2. Mencoba banyak produk obat jerawat sekaligus. Karena sering terlalu cepat putus asa karena satu jenis pengobatan, seringkali penderita mencari obat yang belum tentu tepat dan mencoba banyak obat jerawat dalam sekali waktu. Hal ini cenderung membuat kulit makin teriritasi, dan akhirnya menyebabkan proses penyembuhan jerawat dan menghilangkan bekas jerawat menimbulkan bekas kehitaman atau jaringan parut.
  3. Mencuci atau menggosok wajah berlebihan. Mencuci dan menggosok wajah berlebihan tidak membantu proses penyembuhan jerawat, alih-alih menyebabkan proses iritasi pada kulit. Tidak membilas wajah dengan bersih setelah mencuci wajah pun dapat menyebabkan iritasi yang disebabkan oleh sisa sabun pembersih yang tertinggal di wajah.
    Untuk itu, pilihlah sabun pembersih yang non-iritatif dan dengan pH yang sesuai dengan pH kulit yang berkisar antara 5-6,5.
  4. Memilih produk yang menyebabkan jerawat. Pilihlah produk yang “non-komedogenik” dan “tidak menyebabkan jerawat”. Produk-produk ini biasanya tidak mengandung alkohol berlebihan atau tidak mengandung basa sabun berlebihan. Produk-produk kosmetik, tabir surya dan pelembab yang mengandung isopropyl palmitate, isopropyl myristate, butyl stearate, isopropyl isostearate, decyl oleate, isostearyl neopentanoate, isocetyl stearate, myristle myristate, cocoa butter, acetylated lanolin, dan pewarna D & C cenderung menutup pori-pori dan dapat memicu terjadinya jerawat. Produk-produk yang mengandung minyak juga dapat menyebabkan jerawat.
  5. Menekan dan memecahkan jerawat dengan paksa. Menekan dan memecahkan jerawat dengan paksa dapat menyebabkan proses peradangan menjadi lebih parah dan proses penyembuhan menjadi lebih lama. Selain itu proses penyembuhan dapat meninggalkan bekas jaringan parut dan kehitaman pada kulit. Cara menghilangkan bekas jerawat agak sulit, untuk itu sebaiknya hindari menekan dan memecahkan jerawat dengan paksa. Biarkanlah proses penyembuhan jerawat berjalan dengan normal dan semestinya.
  6. Terlambat menemui dokter. Jika jerawat tidak dapat diatasi dengan obat-obatan bebas, muncul sangat banyak dan menyebabkan banyak jaringan parut, maka saatnya untuk menemui dokter. Dokter dapat memberikan pengobatan dengan dosis yang lebih kuat daripada obat-obat bebas dan juga sesuai dengan kebutuhan pasien dengan menggunakan teknologi terkini seperti dengan laser.
  7. Tidak memakai obat sesuai dengan aturan pakai. Pemakaian obat jerawat harus memperhatikan aturan pakai. Penderita dianjurkan untuk tidak menggunakan obat secara berlebihan atau kurang sesuai dengan aturan pakai. Jika digunakan dengan berlebihan maka dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan. Sedangkan bila kurang sesuai dengan aturan pakai maka tidak akan memberikan efek penyembuhan yang diinginkan. Konsistensi, ketekunan dan kesabaran sangat dibutuhkan dalam pengobatan jerawat. Seringkali pengobatan jerawat perlu digunakan pada seluruh daerah yang mungkin berpotensi timbul jerawat. Bila pengobatan hanya diberikan pada jerawat saja, makan pengobatan tidak dapat memberikan efek pencegahan yang diinginkan. Kepatuhan terhadap aturan pakai sangat mempengaruhi hasil pengobatan.
  8. Menghentikan pemakaian obat sebelum waktunya. Penggunaan obat jerawat sebaiknya tidak dihentikan secara tiba-tiba. Penggunaannya sebaiknya dikurangi secara bertahap dan harus tetap menggunakan perawatan pemeliharaan. Jika pengobatan dihentikan secara tiba-tiba maka kekambuhan jerawat akan muncul lebih banyak.


Penyebab terjadinya Keputihan Abnormal

Keputihan yang dialami para wanita memang membuat tidak nyaman, tapi jangan salah keputihan pun ada yang normal. Sebenarnya apa sih penyebab keputihan? Keputihan ini disebabkan karena kelenjar di dalam rahim dan vagina membawa keluar sel - sel mati dan bakteri dengan pengeluaran lendir, keluarnya lendir ini menyebabkan vagina kita tetap bersih dan membantu dalam mencegah infeksi.
Sebenarnya wajar bila seorang wanita mengalami keputihan, jumlah serta warna pun bisa bervariasi, mulai dari bening hingga agak kekuningan seperti susu, ini berkaitan dengan siklus menstruasi. Anda pun mungkin menyadari adanya perbedaan dalam banyaknya maupun bau dari keputihan tersebut.
Jika Anda sedang mengalami masa subur, menyusui atau dalam keadaan terangsang, keputihan sangatlah wajar didapatkan. Bau pun bisa berubah jika Anda sedang hamil ataupun tidak bersih dalam menjaga kebersihan Anda sendiri. Mungkin akan lebih baik jika Anda mengetahui kondisi apa yang bisa menyebabkan keputihan yang abnormal ini.
Perubahan dalam keseimbangan bakteri dalam vagina bisa mempengaruhi warna, bau dan juga tekstur dari keputihan. Berikut ini ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan perubahan keseimbangan bakteri maupun kadar (pH) asam vagina:
  1. Penggunaan antibiotik maupun streoid cukup lama sehingga menyebabkan bakteri "baik" penjaga pH vagina mati dan jamur tumbuh subur.
  2. Vaginosis bakterial, merupakan infeksi bakteri yang sering terjadi pada wanita hamil ataupun pada wanita yang memiliki banyak pasangan seksual
  3. Pemakaian obat pil KB karena keseimbangan hormon terpengaruh dan terjadi ketidakseimbangan pH
  4. Kanker serviks
  5. Klamidia, gonorea, yang merupakan infeksi menular seksual
  6. Diabetes tidak terkontrol sehingga kadar gula yang tinggi menyebabkan adanya gula dalam urin dan darah dan mengakibatkan bakteri tumbuh subur.
  7. Penggunaan sabun pencuci vagina karena mengganggu keseimbangan pH vagina
  8. Infeksi panggul setelah operasi
  9. Penyakit radang panggul
  10. Trikomoniasis, infeksi parasit yang biasanya dikarenakan hubungan seks yang tidak aman
  11. Atrofi vagina, penipisan dan kekeringan dinding vagina karena menopause
  12. Vaginitis, merupakan kondisi peradangan dan iritasi sekitar vagina
  13. Infeksi jamur

Tanda-tanda Kehamilan dan Cara Memastikan Kehamilan

Tanda tanda kehamilan pada seorang wanita mencakup terlambat menstruasi, payudara membesar, diikuti oleh gejala mudah capai, sering berkemih, mual-muntah, peka terhadap aroma, dan sebagainya. Namun, tanda  tanda hamil tersebut tidak akurat sehingga diperlukan pemeriksaan tes kehamilan untuk memastikan apakah seseorang hamil.
TANDA-TANDA-KEHAMILAN-CARA-MEMASTIKAN-KEHAMILANPrinsip pemeriksaan tes kehamilan adalah mengukur kadar hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin) yang meningkat pada saat kehamilan. Ada 2 macam cara untuk mengukur hormon hCG tersebut yaitu melalui tes urin  (test pack) dan tes darah.
  1. Test Pack
    Pemeriksaan ini mudah dilakukan, murah, dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Alat test pack ini pun dapat dibeli di apotek-apotek tanpa menggunakan resep dokter. Pemeriksaan dapat dilakukan sehari setelah terjadi keterlambatan menstruasi, namun akan memberikan hasil paling akurat bila setelah seminggu menstruasi terlambat. Pemeriksaan ini meningkat sensitivitasnya bila dilakukan pada saat kencing pertama di pagi hari setelah bangun tidur. Test pack memiliki tingkat keakuratan 97%. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara berikut
  • mengalirkan urin pada stik test pack, atau
  • menampung urin di wadah dan mencelupkan stik test pack, atau
  • menampung urin di wadah dan meneteskan urin pada stik test pack dengan menggunakan pipet tetes.

    Hasil dapat diperoleh dalam beberapa menit. Pastikan garis kontrol muncul, dan interpretasikan hasil yang didapat sesuai dengan petunjuk pada bungkus test pack. Tanda awal kehamilan Biasanya hasil positif ditandai dengan muncul 2 garis sejajar.

  1. Tes Darah
    Tes darah harus dilakukan pada laboratorium, dan lebih jarang dilakukan dibandingkan dengan test pack. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi kehamilan lebih awal, yaitu sekitar seminggu setelah terjadi ovulasi. Tes ini lebih akurat namun memberikan hasil yang lebih lama.

    Hasil positif dapat berarti benar hamil, atau dapat juga positif palsu (false positive), yang disebabkan karena:
  • Terdapat darah atau protein dalam urin.
  • Penggunaan obat-obat tertentu seperti obat penenang dan anti kejang juga dapat menyebabkan positif palsu.

    Hasil negatif berarti tidak hamil, atau dapat juga berarti hamil namun ada beberapa hal yang terjadi, yaitu:
     
  • Terjadi kesalahan dalam cara pemeriksaan.
  • Test pack sudah kadaluarsa.
  • Pemeriksaan dilakukan terlalu awal
  • Terlalu banyak minum sebelum tes, atau
  • Penggunaan kategori obat-obat tertentu seperti diuretik dan antihistamin.
Bila hasil negatif, namun terdapat kecurigaan ke arah kehamilan, ulanglah pemeriksaan test pack 1 minggu kemudian.

sumber

Senin, 06 Januari 2014

Hindari Kanker Payudara Dengan Vitamin-D



Penelitian menemukan bahwa pasien dengan kanker payudara yang mempunyai kadar vitamin D yang rendah dapat dengan cepat meninggal akibat penyakitnya atau mudah menyebar dibandingkan dengan pasien yang cukup nutrisi.  Penelitian membuktikan Vitamin D (vitamin cahaya matahari) mempunyai benefit atau kecenderungan sebagai anti kanker.

Vitamin D dibentuk oleh kulit kita dari cahaya matahari. Terlalu lama terpapar dengan sinar matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit, namun para dokter percaya kulit yang terkena cahaya matahari selama 15 menit dalam beberapa hari seminggu tanpa tabir surya (sunscreen) dapat memberikan benefit pada kesehatan.  Selain itu vitamin D dapat ditemukan pada ikan salmon, tuna dan minyak ikan lainnya dan juga secara rutin ditambahkan dalam susu, namun hanya kadar nutrisi yang masuk dalam darah sangat sedikit bila melalui makanan.

Bagi mereka yang mempunyai kadar vitamin D dalam darah tinggi dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara sebanyak 50 persen, namun sangat sedikit wanita dalam keadaan tersebut. Kadar vitamin D yang tinggi dalam darah memerlukan konsumsi 1000 international unit (IU) vitamin D sehari dan kebanyakan wanita di Amerika hanya dapat sebanyak 320 IU.

Dilaporkan dalam penelitian hanya 24 persen wanita yang ikut dalam penelitian mempunyai kadar vitamin D yang cukup pada saat pertama kali mereka didiagnosis kanker payudara. Sisanya kira-kira hampir 2 kali nya mempunyai kadar vitamin D yang rendah saat pertama kali terkena kanker payudara atau menyebar setelah 10 tahun dan lebih dari 73 persen cenderung untuk meninggal akibat dari penyakit tersebut. “Angka diatas menggambarkan perbedaan yang sangat besar dan baru kali ini vitamin D dihubungkan dengan kanker payudara” kata Dr. Pamela Goodwin dari Rumah Sakit Mount Sinai, Toronto.

Namun orang-orang sebaiknya tidak langsung konsumsi suplemen vitamin D secara berlebihan. Para ahli tidak setuju berapa kadar vitamin D yang orang butuhkan dalam tubuh, dan bila kebanyakan juga tidak baik bagi kesehatan. Sangat sulit untuk memberikan rekomendasi yang tepat, sebab setiap individu mempunyai kadar basal yang berbeda-beda yang juga dipengaruhi oleh sinar matahari, jenis kulit, dan waktu. Dokter menyarankan bagi penderita kanker payudara untuk memeriksakan kadar vitamin D dalam darah, untuk melihat terdapat kekurangan atau tidak.

Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering terjadi pada wanita. Diperkirakan pada tahun ini terdapat 184,450 kasus kanker payudara dan 40,930 kematian dari penyakit ini di Amerika Serikat.

sumber

Cara Meninggikan Badan

Bagaimanakah cara meninggikan badan? Tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu genetik (keturunan), gizi, dan lingkungan. Genetik dalam hal ini adalah tinggi badan kedua orangtua.
Rumus memperkirakan tinggi anak berdasarkan tinggi orangtuanya adalah :
o    Anak laki-laki= (Tinggi Ibu + 13) + Tinggi Ayah (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm
o    Anak perempuan = (Tinggi Ayah - 13) + Tinggi Ibu (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm

Dari faktor gizi yang diperlukan tentu saja protein untuk pertumbuhan dan perbaikan sel yang diikuti oleh gizi seimbang dari sumber lainnya. Sedangkan lingkungan dalam hal ini berarti adalah olahraga untuk melancarkan aliran darah dan membantu metabolisme agar berjalan dengan baik (seperti berenang, berlari, dan jenis aerobik).
Namun perlu diketahui bahwa penambahan tinggi badan dapat dilakukan apabila lempeng pertumbuhan yang terdapat di tulang panjang masih terbuka. Lempeng tersebut terbuka pada saat usia pubertas dan baru akan menutup pada usia 20-21 tahun. Namun menutupnya lempeng pertumbuhan harus dibuktikan dengan foto rontgen di beberapa area tulang.
Yang Anda perlukan hanyalah menjaga asupan nutrisi Anda yang cukup protein dan kalsium serta berolahraga teratur. proses pemadatan tulang dewasa akan berhenti sampai usia 35 tahun. Untuk menunjang pertumbuhan yang optimal di butuhkan vitamin untuk kekuatan tulang yaitu vitamin D, kalsium, dan phospor. Semua vitamin tersebut terangkum dalam makanan yang mengandung protein. baik itu protein hewan atau nabati, serta unsur sayuran hijau. contoh protein hewani yaitu: daging, ayam atau ikan,kerang, cumi, serta putih telur. contoh protein nabati yaitu: tahu tempe dan kacang-kacangan kering lainnya seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang polong dsb. Tidak diperlukan suplemen dalam hal ini apabila kebutuhan nutrisi Anda sudah cukup.


Tinggi Badan badan seseorang mengandung unsur genetik dari kedua orangtua . Tapi tidak menutup kemungkinan tinggi badan tersebut dapat bertambah meskipun tidak terlalu banyak . Faktor - faktor yang dapat mempengaruhi Tinggi Badan seseorang:

1. Genetik

Gen yang mempengaruhi tinggi rendah badan seseorang dinamakan HMGA2. Perubahan sebuah ‘huruf’ dasar di kode genetik HMGA2 yakni sebuah C (disingkat dengan Cytosine) akan mempengaruhi tinggi badan seseorang. Seseorang yang hanya mendapatkan C dari salah satu orang tuanya akan lebih tinggi setengah sentimeter dari yang hanya memiliki T (disingkat dari Thymin). Begitu pula, bila seseorang memiliki C ganda akan membuat mereka lebih tinggi satu sentimeter dari yang memiliki T ganda.
Masih ada lagi gen-gen yang berkaitan dengan tinggi badan. HMGA2 hanya menjelaskan 0,3 persen dari keberagaman tinggi manusia.

2. Nutrisi

Tinggi badan menunjukkan kualitas gizi orang tersebut saat masa kanak-kanak dulu. Jika kualitas gizi orang itu kurang pada masa kanak-kanak dulu, orang tersebut cenderung pendek pada masa dewasanya, dan sebaliknya. Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang.

3. Olahraga

Dianjurkan untuk melakukan olahraga yang memberikan beban pada tulang panjang kaki, 
misalnya atletik, lari santai, lompat tali (skipping), basket, badminton dan olahraga lain yang sejenis. Dengan cara tersebut, tulang dirangsang tumbuh sedikit lagi karena hentakan berat badan. Renang bisa juga menambah tinggi badan seseorang.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan badan yang ideal
Tidak ada cara cepat meninggikan badan dalam waktu cepat, dibawah ini ada beberapa cara untuk membentuk badan yang ideal, yaitu:
  • Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang lebih banyak dari biasanya dan ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal.
  • Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak makanan sumber energi dan protein dari biasanya seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu.
  • Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olahraga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.Bisa juga ditambah dengan olahraga yang bersifat pembentukan seperti push up,sit up,dan angkat beban.
  • Istirahat yang cukup agar energi Anda tidak banyak terbuang percuma.
  • Memperbanyak minum air putih.

Mengetahui Gejala dan Mengatasi Jerawat

Definisi

Jerawat (bahasa Inggris: acne) adalah penyakit kulit yang terjadi akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceous gland) yang menyebabkan peradangan menahun dan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Penyakit ini umumnya terjadi pada masa remaja dan dapat sembuh sendiri. Selain menimbulkan bekas jerawat, hal lain yang ditakutkan adalah dapat membuat orang tersebut tidak percaya diri atau depresi. Jerawat biasa terdapat di bagian tubuh dengan kelenjar minyak terbanyak, yaitu di wajah, leher, bagian atas dada dan punggung. Bagi anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai cara menghilangkan jerawat dan juga cara menghilangkan bekas jerawat tersebut silahkan simak artikelnya dibawah ini:

Gejala

Bagian tubuh yang paling sering terkena adalah wajah, dada bagian atas, punggung. Lokasi kulit lain, misalnya leher dan lengan atas kadang-kadang terkena. Kelainan kulit yang terlihat antara lain papul yang tidak meradang dan pustul, terdapat komedo, terkadang terdapat nodus dan kista yang meradang. Dapat disertai rasa gatal, namun umumnya keluhan pasien adalah masalah estetika. Komedo merupakan gejala khas jerawat berupa papul kecil-kecil yang di tengahnya mengandung sumbatan sebum, bila berwarna hitam disebut komedo hitam atau komedo terbuka (blackheads, open comedo). Sedangkan bila berwarna putih karena letaknya lebih dalam disebut komedo putih atau komedo tertutup (whiteheads, close comedo).

Pengobatan

Pengobatan jerawat dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Paling baik adalah produk yang mengandung benzoyl peroxide, karena bisa mengurangi infeksi di kulit, selain itu bisa menghilangkan lapisan kulit mati yang menyumbat pori sekaligus perlahan-lahan bisa menghilangkan bekas jerawat. Selain itu dapat pula menggunakan produk yang mengandung sulfur, resorcinol atau asam salisilat. Ada pula produk yang mengandung antibiotik untuk menangkal infeksi. Produk yang mengandung vitamin A bisa digunakan tetapi mengandung efek samping.

Jika produk luar tidak efektif, obat-obatan yang diminum bisa dipertimbangkan. Obat jerawat yang mengandung antibiotik bisa digunakan sampai enam bulan. Obat ini akan bekerja melawan bakteri di kulit dan mengurangi produksi sebum. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit. Untuk jerawat yang tidak sembuh dengan pengobatan di atas, gunakan obat yang mengandung isotretinoin. Obat ini efektif, namun perlu pengawasan dokter, karena dapat menimbulkan efek samping yang buruk. Selain itu, wanita hamil tidak dianjurkan mengkonsumsi isotretinoin, karena dapat menyebabkan kecacatan pada janin. Kaum wanita bisa memilih menggunakan pil kontrasepsi untuk mengendalikan produksi hormon testosteron. Tidak semua wanita cocok dengan pil ini dan bisa berakibat jerawat muncul lebih banyak, untuk itu terapi pil ini harus dalam pengawasan dokter.

Epidemiologi

Karena hampir setiap orang pernah menderita penyakit ini, maka sering dianggap sebagai kelainan kulit yang timbul secara biasa. Hampir 100% orang pernah mengalami gangguan jerawat ini. Saat remaja, pria lebih sering terkena dibanding wanita. Namun saat dewasa muda, jerawat lebih mudah terjadi pada wanita dibanding pria. Meskipun pada pria umumnya jerawat lebih mudah berkurang, namun pada penelitian diketahui bahwa justru gejala yang lebih berat biasanya terjadi pada pria. Diketahui pula ras oriental (Jepang, Cina, Korea) lebih jarang menderita jerawat dibanding dengan ras Kaukasia (Eropa, Amerika). Umumnya jerawat terjadi pada sekitar usia 14-17 tahun pada wanita, 16-19 tahun pada pria. Namun, jerawat tidak terbatas hanya sampai remaja. 12 % wanita dan 5 % pria pada usia 25 tahun mempunyai jerawat. Saat usia 45 tahun, 5 % wanita dan pria masih memiliki jerawat.

Penyebab

Jerawat terjadi bila folikel rambut tersumbat dengan minyak dan sel-sel kulit yang mati. Setiap folikel terhubung dengan kelenjar minyak (sebaceous gland). Kelenjar ini menghasilkan minyak yang disebut sebum untuk melubrikasi rambut dan kulit kepala. Sebum biasanya akan keluar ke permukaan folikel rambut, namun bila tubuh memproduksi sebum dalam jumlah yang berlebih, hal ini akan menyebabkan penyumbatan di folikel rambut. Sumbatan ini dapat muncul sampai ke permukaan dan menghitam, yang dinamakan komedo.


Walaupun penyebab yang pasti penyakit ini belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini : 

  • Stress
  • Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif
  • Keturunan dari orangtua
  • Bakteri di pori-pori kulit

Berbeda dengan anggapan yang beredar di masyarakat, makanan hanya mempunyai efek yang sedikit terhadap timbulnya jerawat. Jerawat juga tidak disebabkan oleh debu atau kotoran lainnya. Selain itu, menggosok kulit terlalu kuat atau membersihkan wajah dengan bahan kimia yang iritatif akan memperburuk jerawat.

Definisi dan cara mengatasi Keputihan

Dalam ilmu kedokteran, keputihan disebut flour albus, yaitu suatu cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan (bukan darah). Terdapat ada 2 macam keputihan yaitu fisiologis dan patologis. Keputihan merupakan suatu gejala dapat adanya suatu proses infeksi atau alergi didaerah kemaluan.

Gejala & Tanda

Pada saat tertentu, memang terjadi peningkatan jumlah cairan secara fisiologis, namun hal itu bukan merupakan suatu tanda adanya penyakit. Jumlah cairan vagina meningkat dalam kondisi peningkatan jumlah hormon pada sekitar masa haid atau saat hamil, rangsang seksual, stres atau kelelahan, penggunaan obat-obatan atau alat kontrasepsi.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Sementara keputihan patologis adalah keputihan yang terjadi diakibatkan oleh parasit, jamur, bakteri, dan penyakit lainnya.

Sebagian besar keputihan disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis yang menghasilkan banyak cairan berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.

Keputihan yang patut diwaspadai jika timbul gejala meningkatnya jumlah cairan vagina dari biasanya hingga terus menerus muncul dan acapkali mengganggu, berbau amis, apek, busuk, berwarna putih susu, kuning tua, coklat, kehijauan bercampur darah. Cairan vagina yang tidak normal juga ditandai dengan konsistensi encer, berbuih hingga kental menggumpal seperti susu basi.

Pengobatan

Pengobatan oral dapat menjadi pilihan, dengan mengonsumsi obat berupa kapsul yang mengandung bahan aktif fluconazole. Karena terbukti memiliki efektivitas dan keamanan yang baik untuk mengatasi penyakit keputihan akibat jamur dibanding dengan cara mengobati keputihan lainnya. Walaupun kebanyakan obat yang mengandung bahan aktif tersebut harganya relatif mahal, dosisnya cukup diminum 1 kali untuk 10 hari.

Perubahan gaya hidup juga dapat mencegah keputihan kembali berulang. Selalu perhatikan kebersihan vagina dengan baik dan benar, seperti halnya mengganti celana dalam minimal 2 kali sehari, kemudian keringkan selalu dengan tissue setelah BAK dan hindari langsung pakai celana pada saat kondisi sedang setengah lembab sekalipun.


Penting untuk diperhatikan, jika sakit berlanjut, segera lakukan konsultasi dengan dokter spesialis.

Lain-lain
Untuk cara mengatasi keputihan lainnya sebaiknya dengan sering berganti celana dalam 3 kali dalam sehari. Penting untuk diperhatikan, bahwa hindari celana dalam yang berbahan nilon, celana dalam berbahan katun lebih baik untuk dipakai harian, karena bahan nilon kebanyakan akan menimbulkan hawa lembab.

Selalu keringkan kemaluan setelah BAB dan BAK dengan menggunakan handuk bersih atau tissue. Faktor terpenting ialah selalu menjaga kebersihan alat kemaluan. Apabila keputihan berlanjut maka konsultasikanlah ke dokter spesialis kulit dan kelamin agar diberikan penyuluhan kesehatan lebih lanjut. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi memerlukan pengobatan sesuai dengan kuman penyebab keputihan tersebut.

Penggunaan pantyliner aman digunakan setiap hari. Asalkan, sebuah pantyliner tidak digunakan sepanjang hari, gantilah secara periodik. Untuk menghindari munculnya keputihan, kondisi vagina harus terus dijaga selalu dalam keadaan kering dan bersih. Walau pantyliner mampu menyerap lendir, vagina tetap dapat menjadi lembab akibat penggunaan pantylinersepanjang hari.


Hindari pula terlalu sering menggunakan cairan pembersih vagina (vaginal wash), hal tersebut dapat membunuh bakteri yang baik yang terdapat didaerah vagina. Kuman yang baik tersebut harus ada, karena berfungsi untuk membunuh kuman yang jahat

Obat-Obatan di dalam Kehamilan


Definisi

Apapun yang seorang wanita hamil makan atau minum dapat memberikan pengaruh pada janinnya. Seberapa banyak jumlah obat yang akan terpapar ke janin tergantung dari bagaimana obat tersebut diabsorpsi (diserap), volume distribusi, metabolisme, dan ekskresi (pengeluaran sisa obat). Penyerapan obat dapat melalui saluran cerna, saluran napas, kulit, atau melalui pembuluh darah (suntikan intravena). Kehamilan sendiri mengganggu penyerapan obat karena lebih lamanya pengisian lambung yang dikarenakan peningkatan hormon progesteron. Volume distribusi juga meningkat setelah ada tanda tanda kehamilan atau tanda awal kehamilan terutama selama masa kehamilan, estrogen dan progesteron mengganggu aktivitas enzim dalm hati sehingga berpengaruh dalam metabolisme obat. Walaupun saat tanda tanda hamil tidak terlalu terasa, ekskresi oleh ginjal juga meningkat selama kehamilan.

Faktor lain yang juga mempengaruhi adalah seberapa banyak obat melalui plasenta (jaringan yang melekat pada rahim dan menyediakan nutrisi atau sebagai penyaring zat-zat berbahaya bagi janin). Obat yang larut dalam lemak lebih mudah melalui plasenta dibandingkan obat yang larut dalam air. Obat-obat dengan berat molekul besar lebih  sulit melalui plasenta. Jumlah obat yang terikat pada plasma protein mempengaruhi jumlah obat yang dapat melalui plasenta.

Selain itu spesifisitas, dosis, waktu pemberian, fisiologi ibu, embriologi, dan genetik juga dapat mempengaruhi. Spesifisitas dimaksudkan bahwa obat yang berbahaya untuk janin di satu spesies belum tentu berbahaya bagi spesies lainnya, begitu juga sebaliknya (hewan ke manusia dan sebaliknya). Dosis yang dipakai juga penting, dosis kecil mungkin tidak memiliki pengaruh apapun, dosis sedang menyebabkan kecacatan, dan dosis tinggi dapat menyebabkan kematian. Waktu pemberian berkaitan dengan kelainan organ-organ. Paparan obat teratogen (menyebabkan kecacatan) pada minggu ke 2 – 3 setelah pembuahan tidak memiliki efek atau menimbulkan abortus (all or nothing). Periode yang rentan dengan gangguan pembentukan organ berada pada minggu ke 3 – 8 setelah pembuahan atau 10 minggu dari periode menstruasi terakhir. Setelah periode ini, pertumbuhan janin ditandai dengan pembesaran organ-organ pada minggu 10 – 12. Gangguan pada periode ini dapat menyebabkan  gangguan pertumbuhan atau gangguan di sistem saraf dan alat reproduksi.

Sesungguhnya semua obat dapat melalui plasenta dalam jumlah tertentu, kecuali obat-obat dengan ion organik yang besar seperti heparin dan insulin. Transfer plasenta aktif harus dipertimbangkan. Terapi obat tidak perlu dihentikan selama menyusui karena jumlah yang larut di dalam ASI tidak terlalu signifikan.

PENGOBATAN

Jenis obat-obatan diantaranya adalah :

  • Antibiotik dan antiinfeksi lain
  • Obat-obatan untuk saluran napas bagian atas
  • Obat-obatan untuk gangguan pencernaan
  • Analgesik (anti nyeri)
  • Obat-obat gangguan psikiatri
  • Vitamin dan mineral
  • Obat-obatan Narkotik
  • Anti kejang
  • Obat sakit kepala
  • Obat anti kanker
  • Antikoagulan (pembekuan darah)
  • Obat Anti Hipertensi

Antibiotik dan antiinfeksi lain

Penisilin
Turunan penisilin, termasuk diantaranya amoksisilin dan ampisilin memiliki batas keamanan yang cukup luas dan toksisitas (keracunan) yang sedikit baik bagi ibu maupun janin. Penisilin adalah golongan ß-laktam yang menghambat pembentukan dinding sel bakteri. Penisilin dipakai untuk berbagai macam infeksi bakteri. Ampisilin dan amoksisilin baik untuk pengobatan infeksi saluran kemih. Sefalosporin juga aman dan digunakan untuk pengobatan infeksi saluran kemih, pielonefritis (infeksi ginjal), dan gonorea. Penisilin aman digunakan selama menyusui

Klindamisin
Klindamisin adalah golongan makrolida, digunakan pada infeksi bakteri anaerob dan aman untuk wanita menyusui

Tetrasiklin
Dapat mengakibatkan pewarnaan pada gigi janin.

Metronidazol
Metronidazol menghambat sintesis protein bakteri. Digunakan untuk trikomonas dan bakterial vaginosis. Aman digunakan pada wanita menyusui

Aminoglikosida
Aminoglikosida menghambat sintesis protein bakteri. Digunakan untuk mengatasi pielonefritis (radang pada ginjal). Bila dikonsumsi wanita hamil dapat menyebabkan ototoksisitas (gangguan pada telinga) yang berakibat gangguan pendengaran. Aman pada bayi yang disusui karena hanya sedikit jumlah obat yang melalui air susu

Trimetoprim-sulfametoksazol
Kombinasi ini (Bactrim) menghambat metabolisme asam folat dan baik untuk mengobati infeksi saluran kemih. Beberapa penelitian mengemukakan bahwa penggunaan bactrim pada triwulan pertama berkaitan dengan sedikit peningkatan risiko kecacatan pada janin, terutama jantung dan pembuluh darah. Selain itu, bactrim dapat menyebabkan hiperbilirubinemia (peningkatan kadar bilirubin pada tubuh) sehingga berakibat kernikterus (kuning) pada bayi. Antibiotik ini aman untuk wanita menyusui

Eritromisin
Eritromisin dan azitromisin menghambat sintesis protein bakteri. Dapat digunakan pada wanita menyusui

Antivirus
Acylovir tidak menimbulkan kecacatan pada janin berdasarkan penelitian pada 601 wanita hamil yang mengkonsumsi acyclovir. The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan bahwa acyclovir aman digunakan pada wanita hamil yang mengalami papaparan terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus (herpes, hepatitis, varisela <cacar>).

Untuk tatalaksana penyakit HIV / AIDS menggunakan NRTIs (zidovudin) dan NNRTIs aman dikonsumsi oleh wanita hamil. Sedangkan Protease Inhibitor (Pis) belum diteliti lebih lanjut.

Obat-obatan untuk saluran napas bagian atas
Keluhan pada saluran pernapasan atas seperti rinore (hidung berair), bersin-bersin, hidung tersumbat, batuk, sakit pada tenggorok diikuti dengan lemah dan lesu adalah keluhan yang umum dimiliki oleh wanita hamil. Flu tersebut dapat disebabkan oleh rinovirus, koronavirus, influenza virus, dan banyak lagi. Apabila keluhan ini murni disebabkan oleh virus tanpa infeksi tambahan oleh bakteri maka terapi menggunakan antibiotik tidak diperlukan. Obat-obatan yang paling sering digunakan untuk mengurangi gejala yang terjadi diantaranya adalah :

Antihistamin
Antihistamin atau sering dikenal sebagai antialergi aman digunakan selama kehamilan. Antihistamin yang aman termasuk diantaranya adalah klorfeniramin, klemastin, difenhidramin, dan doksilamin. Antihistamin generasi II  seperti loratadin, setirizin, astemizol, dan feksofenadin baru memiliki sedikit data mengenai penggunannnya selama kehamilan

Dekongestan
Dekongestan atau obat pelega sumbatan hidung adalah obat yang digunakan untuk meredakan gejala flu yang terjadi. Dekongestan oral (diminum) diantaranya adalah pseudoefedrin, fenilpropanolamin, dan fenilepinefrin. Pada triwulan pertama pemakaian pseudoefedrin berkaitan dengan kejadian gastroschisis karena itu sebaiknya dipikirkan alternatif penggunaaan dekongestan topikal (hanya disemprotkan di bagian tertentu tubuh, hidung) pada triwulan pertama

Pereda Batuk
Kodein dan dekstrometorfan adalah obat pereda batuk yang paling umum digunakan. Kebanyakan obat flu aman dikonsumsi selama menyusui

Asma merupakan penyakit saluran pernapasan atas yang kronik (jangka waktu lama) ditandai dengan peradangan pada saluran napas dan hipereaktivitas dari bronkus (lendir banyak keluar). Terapi asma dimulai dengan mengurangi paparan terhadap lingkungan yang membuat asma menjadi kambuh. Semua wanita hamil sebaiknya memperoleh vaksinasi influenza. Obat-obatan asma diantaranya adalah :

Glukokortikoid
Inhalasi glukokortikoid (cara pemasukan obat melalui pernapasan, diuap) dilaporkan tidak menyebabkan kecacatan dan dapat digunakan selama menyusui. Glukokortikoid sistemik (diminum dengan reaksi pada seluruh tubuh) meningkatkan risiko bibir sumbing sebanyak 5 kali dari normal.

Teofilin
Tidak menyebabkan kecacatan pada janin dan aman digunakan selama menyusui

Sodium Kromolin
Tidak menyebabkan kecacatan pada janin dan aman digunakan selama menyusui

Obat-obatan untuk gangguan pencernaan
Keluhan pada saluran cerna merupakan keluhan yang umum pada wanita hamil, termasuk diantaranya adalah mual, muntah, hiperemesis gravidarum, intrahepatik kolestasis dalam kehamilan, dan Inflammatory Bowel Disease. Terapi menggunakan obat diantaranya adalah :

Antihistamin. Aman dikonsumsi oleh wanita hamil
Agen antidopaminergik. Beberapa obat antidopaminergik seperti proklorperazin, metoklopramid, klorpromazin, dan haloperidol aman dikonsumsi oleh wanita hamil
Obat-obatan lain. Antasid, simetidin, dan ranitidin aman dikonsumsi wania hamil dan menyusui. Penghambat pompa proton tidak direkomendasikan untuk wanita hamil. Misoprostol kontraindikasi untuk kehamilan
Analgesik
Analgesik atau dikenal dengan anti nyeri terbagi atas kategori antiinflamasi nonsteroid dan kategori opioid.

1. Antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs)

Aspirin adalah golongan NSAIDs yang bekerja dengan menghambat enzim untuk pembuatan prostaglandin. Perhatian lebih diperlukan pada konsumsi aspirin melebihi dosis harian terendah karena obat ini dapat melalui plasenta. Pemakaian aspirin pada triwulan pertama berkaitan dengan peningkatan risiko gastroschisis.  Dosis aspirin tinggi berhubungan dengan abruptio plasenta (plasenta terlepas dari rahim sebelum waktunya). The World Health Organization (WHO) memiliki perhatian lebih untuk konsumsi aspirin pada wanita menyusui.

Indometasin dan ibuprofen merupakan NSAIDs yang sering digunakan. NSAIDs jenis ini dapat mengakibatkan konstriksi (penyempitan) dari arteriosus duktus fetalis (pembuluh darah janin) selama kehamilan sehingga tidak direkomendasikan setelah usia kehamilan memasuki minggu ke – 32. Penggunaan obat ini selama triwulan pertama mengakibatkan oligohidramnion (cairan ketuban berkurang) atau anhidramnion (tidak ada cairan ketuban) yang berkaitan dengan gangguan ginjal janin. Obat ini dapat digunakan selama menyusui.

Asetaminofen banyak digunakan selama kehamilan. Obat ini dapat melalui plasenta namun cenderung aman apabila digunakan pada dosis biasa. Asetaminofen dapat digunakan secara rutin pada semua triwulan untuk meredakan nyeri, sakit kepala, dan demam. Dapat digunakan untuk wanita menyusui.

2. Analgesik Opioid

Analgesik opioid adalah preparat narkotik yang dapat digunakan selama kehamilan. Preparat narkotik ini dapat melalui plasenta namun tidak berkaitan dengan kecacatan pada janin selama digunakan pada dosis biasa. Apabila penggunaan obat ini dekat dengan waktu melahirkan, maka dapat menyebabkan depresi pernapasan pada janin. Narkotik yang umum digunakan adalah kodein, meperidin, dan oksikodon, semua preparat ini dapat digunakan ketika menyusui.

Obat-obat gangguan psikiatri
Depresi dan skizofrenia adalah gangguan psikiatri yang dapat ditemukan selama periode reproduksi. Agen trisiklik seperti amitriptilin, desipramin, dan imipramin digunakan untuk mengatasi depresi, kecemasan berlebih, gangguan obsesif-kompulsif, migrain, dan masalah lain. Tidak ada bukti jelas yang menyatakan adanya efek samping agen trisiklik pada wanita menyusui dan wanita hamil.

The Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs) termasuk di dalamnya fluoksetin dan fluvoksamin tidak meningkatkan risiko kecacatan pada janin. Agen lain seperti penghambat monoamin oksidase yang digunakan untuk mengatasi depresi belum diteliti lebih lanjut mengenai keamanannya pada wanita hamil. Obat untuk stabilisasi mood (mood stabilizers) seperti litium, asam valproat, dan karbamazepin dinyatakan sebagai agen teratogen (berbahaya untuk janin). Litium tidak direkomendasikan untuk wanita menyusui. Asam valproat dan karbamazepin berhubungan dengan peningkatan risiko neural tube defects (gangguan pada saraf). Obat untuk mengatasi kecemasan berlebih seperti benzodiazepin dapat meningkatkan risiko bibir sumbing. Efek pada wanita menyusui belum diketahui namun perlu diperhatikan lebih lanjut.

Vitamin dan Mineral
Konsumsi multivitamin dan mineral pada umumnya diberikan untuk wanita hamil dari tenaga kesehatan. Sudah dibuktikan berdasarkan penelitian bahwa folat dapat mengurangi kelainan saraf. Suplementasi besi dapat meningkatkan hematokrit ketika melahirkan dan 6 minggu pasca melahirkan. Vitamin yang terbukti teratogen adalah vitamin A ketika dikonsumsi lebih dari 10.000 IU/hari. Vitamin A dalam dosis ini dapat menyebabkan kelainan saraf. Apabila digunakan sebagai suplementasi tidak lebih dari 5000 IU/hari.

Obat-obatan narkotik
Narkotik termasuk di dalamnya adalah opiat, kokain, atau kanabinoid. Efek narkotika adalah hambatan pertumbuhan janin, kematian janin dalam kandungan, dan ketergantungan pada janin. Penggunaan kokain selama kehamilan dapat meningkatkan risiko abruptio plasenta, ketuban pecah dini, dan bayi berat lahir rendah. Amfetamin, obat yang digunakan untuk mengatasi depresi, dapat meningkatkan risiko bibir sumbing. Penggunaan obat narkotik dengan suntikan bersama dapat meningkatkan risiko Hepatitis B atau HIV/AIDS, dimana janin dapat tertular oleh virus tersebut.

Sebagai tambahan, nikotin yang terkandung di dalam rokok juga dapat menyebabkan bayi berat lahir rendah. Nikotin mengurangi aliran darah menuju plasenta dan meningkatkan risiko kelahiran preterm, bayi berat lahir rendah, dan kematian mendadak pada janin. Alkohol pada wanita hamil dapat menyebabkan sindroma alkohol janin yang ditandai dengan perubahan kraniofasial (tulang kepala dan wajah) dan gangguan kognitif. Tidak ada batas aman untuk konsumsi alkohol selama kehamilan.

Anti Kejang
Epilepsi adalah penyakit gangguan saraf yang dapat terjadi selama kehamilan. Semua obat antiepilepsi dapat melalui plasenta dan memiliki potensi teratogen. Penelitian membuktikan bahwa obat antiepilepsi dapat menyebabkan cacat bawaan. Fenitoin (Dilantin) dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan janin. Karbamazepin dapat meningkatkan risiko spina bifida. Fenobarbital dapat mengakibatkan kelainan jantung bawaan dan sumbing orofasial (bibir dan wajah). Asam valproat memiliki risiko peningkatan 1-2% kelainan spina bifida. Obat antiepilepsi diatas dapat digunakan selama menyusui.


Obat Sakit Kepala
Sakit kepala sering dialami selama kehamilan. Sumatriptan dapat digunakan untuk mengobati sakit kepala dan tidak bersifat teratogen. Obat untuk migrain yaitu ergotamin tidak memiliki sifat yang berbahaya bagi janin. Obat ini dapat merangsang kontraksi rahim sehingga dapat menyebabkan prematur janin.

Obat anti kanker
Kanker yang paling sering dialami oleh wanita hamil adalah kanker payudara. kanker leher rahim, limfoma, melanoma, leukimia (kanker darah), dan kanker usus besar serta kanker indung telur. Obat kemoterapi seperti metotreksat dapat memiliki potensi bahaya bagi janin. Obat ini dapat menyebabkan kecacatan pada janin bila digunakan pada triwulan pertama. Selain itu, obat kemoterapi dapat masuk ke dalam ASI sehingga menyusui tidak diperkenankan bagi ibu yang menggunakan obat kemoterapi. Terapi pada wanita hamil dengan kanker harus didiskusikan dengan tenaga kesehatan masing-masing.

Antikoagulan (anti pembekuan darah)
Tromboemboli (sumbatan pada pembuluh darah) merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi bagi wanita hamil dan setelah melahirkan. Antikoagulan digunakan untuk mengatasi tromboemboli serta penyakit jantung akibat kelainan katup. Penggunaan antikoagulan oral (warfarin) dapat mengakibatkan efek teratogen pada janin. Obat ini dapat melalui plasenta dan menekan vitamin K yang diperlukan sebagai agen pembekuan darah.  Antikoagulan lain adalah heparin yang tidak dapat melalui plasenta pada dosis berapapun sehingga tidak bersifat teratogen. Kedua jenis antikoagulan ini dapat digunakan selama menyusui.

Obat Anti Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Penghambat ACE (captopril, enalapril) apabila digunakan pada triwulan kedua dan ketiga dapat mengakibatkan disfungsi ginjal pada janin dan oligohidramnion (berkurangnya cairan ketuban). Obat ini tidak dianjurkan selama kehamilan. Penghambat pompa kalsium (amlodipin, diltiazem, nifedipin) dapat mengakibatkan hipoksia janin (kekurangan oksigen) yang berkaitan dengan hipotensi maternal (tekanan darah rendah pada ibu). Golongan penghambat β (propranolol, labetolol) dapat menyebabkan bradikardia (denyut jantung melambat) pada janin maupun bayi baru lahir. Golongan diuretik (asetazolamid) dapat mengakibatkan gangguan elektrolit pada janin. Golongan ARAs dapat mengakibatkan gangguan sistem renin-angiotensin sehingga menyebabkan kematian pada janin.