Apa itu kanker payudara?
Kanker
payudara adalah perkembangan jaringan kanker dari jaringan payudara,
khususnya lapisan yang melapisi saluran susu. Jaringan payudara pada kanker payudara dapat bertumbuh
secara tidak normal, dan tidak dapat dikontrol oleh tubuh. Pada tahap
lanjut, jaringan payudara ini dapat menyebar ke berbagai bagian tubuh
lain diluar payudara.
Terdapat berbagai faktor risiko kanker payudara, antara lain:
-
Pola Makan
Kanker payudara berhubungan dengan pola makan yang tinggi lemak, kegemukan dan konsumsi alkohol. Meskipun demikian, terdapat beberapa makanan yang sifatnya mencegah kanker payudara. -
Merokok
Individu yang merokok memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara. -
Genetik
Genetik juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara. Salah satu faktor genetik yang diduga berhubungan dengan kanker payudara adalah perubahan atau mutasi dari gen yang disebut BRCA1 dan BRCA2. Individu dengan perubahan atau mutasi gen ini dapat memiliki peningkatan risiko terjadinya kanker payudara bahkan sampai 60-80% dibandingkan mereka yang tanpa mutasi.
Karakteristik kanker payudara
Kanker payudara memiliki
beberapa karakteristik yang perlu Anda perhatikan. Seorang dengan kanker
payudara dapat mengeluh adanya benjolan yang berbatas tidak tegas.
Kadang benjolan ini terlihat ketika menggerakkan lengan atau mengangkat
lengan Anda. Selain itu lekukan atau penarikan kulit payudara ke dalam
juga dapat terjadi pada kanker payudara.
Gejala lain yang dapat anda alami adalah
keluarnya cairan berdarah dari puting susu. Puting susu juga dapat
terlihat berubah posisi dan tidak simetris antara payudara kiri dan kanan.
Perhatikan juga benjolan di tempat lain, khususnya bagian lipat ketiak.
Coba lakukan perabaan pada bagian ini, dan rasakan apakah ada benjolan
yang tidak biasa pada bagian ini.
Kenalilah payudara anda!
Mendeteksi kanker pada tahap
awal berarti pengobatan yang lebih efektif dan angka keselamatan yang
lebih baik. Salah satu cara mudah untuk mendeteksi kanker payudara
adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara mandiri. Cara ini mudah dilakukan karena andalah yang paling mengetahui perubahan payudara Anda sendiri!
Lakukanlah pemeriksaan ini di depan cermin,
lihat apakah payudara Anda simetris, apakah terdapat benjolan, apakah
terdapat penarikan kulit atau cairan yang keluar. Lakukanlah perabaan
pada semua bagian payudara mulai dari dasar sampai bagian puting.
Carilah benjolan atau mungkin terasa daerah yang nyeri jika ditekan.
Lakukanlah pemeriksaan ini secara rutin, dengan demikian anda dapat
mengetahui perubahan sekecil apapun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar